top

Kado Bagi Pejuang Cinta

Rp 46.000

Rp 42.000


Kado Bagi Pejuang Cinta

Judul: Kado Bagi Pejuang Cinta
Penulis: Jalaluddin Rumi
Penerbit: Kreasi Wacana, 2009
Tebal: 244 halaman
Kondisi: Stok Lama

orderPEMESANAN
Hubungi Kami di Contact
antarPENGIRIMAN
Barang Dikirim ke Rumah Anda

Para pejuang cinta adalah pewaris-pewaris nabi yang mengembara untuk menemukan kesejatian. Apa yang mereka kerjakan, di mata Tuhan menjadi gelombang para penempuh di tangga takwa. Sedang bagi manusia, merekalah yang mengikrarkan diri sebagai penegak keadilan di muka bumi. Demikianlah, karena mereka meyakini bahwa sesungguhnya adil itu memang dekat dengan takwa.

Bagi para pejuang cinta, dunia itu bak pelaminan yang mengenal beberapa pilihan, yaitu: pernikahan, perselingkuhan, dan tentu saja juga pelacuran. Sepasang suami-istri yang memiliki pelaminan berupa tangga, walaupun secara fisik mereka memang menikah tetapi bisa jadi yang mereka bangun sesungguhnya adalah rumah tangga perselingkuhan. Sebab ikrar pernikahan yang mereka ucapkan di hadapan wali dan saksi hanya sampai di mulut saja. Dan karenanya, rumah tangganya hanya berisi persetubuhan melulu dan tidak sampai persenyawaan. Karena itu, di dalamnya banyak percekcokan sampai akhirnya yang tumbuh adalah perselingkuhan.

Pernikahan dalam dimensi sufistik adalah proses menyatukan kekuatan Jamaliyah (feminim) dengan Jalaliyah (maskulin) sehingga menjadi kekuatan yang maha hebat bernama kekuatan Kamaliyah. Dan kekuatan kamaliyah tersebut hanya bisa dicapai oleh manusia-manusia yang dalam terminologi sufi disebut dengan insan kamil. Jika hubungan perkawinan itu gagal ditransformasikan dan justru terjebak pada hubungan perselingkuhan, maka yang lahir bukan insan kamil tetapi hanya ribuan insan hamil. Pada merekalah tumbuh anak-anak haram kebudayaan.

------

Ada empat tahap kependekaran cinta. Pertama, tahap penguasaan alat, di mana seorang pendekar mengenal cinta hanya terbatas pada suatu wilayah bangunan cinta. Kedua, tahapan penguasaan metode di mana sang pendekar sudah tidak terbatasi pada suatu wilayah cinta. Sehingga di setiap tempat, ia bisa leluasa untuk menyebar cinta. Adapun yang ketiga adalah tahapan penguasaan tujuan. Dalam tahap ini tahulah ia, bahwa bangunan tempat bercinta para hamba itu adalah dirinya sendiri. Karena itu Ia hanya perlu menemukan Kekasih sejatinya yang bersedia tinggal di kedalaman jiwa. Dan tahap keempat adalah tahap kependekaran sejati. Dalam tahap ini sang pendekar cinta sudah tidak perlu berbuat, berkata-kata, dan bahkan mendengarkan segala keluh-kesah dunia ini. Baginya, Cintanyalah yang menjalankannya segala aktivitasnya. Ia telah menjadi kekasih Cinta, di mana tangannya adalah tangan Cinta, kakinya adalah kaki Cinta, matanya adalah mata Cinta dan telinganya adalah telinga Cinta. Ya, “semua bergerak karena Cinta,” kata Jalaluddin Rumi.

Buku ini mengajak pembaca untuk menjadi pejuang-pejuang cinta dengan belajar dari para pendekar cinta. Melalui kutipan karya-karya Jalaluddin Rumi, pembaca diajak menelusuri pengembaraan sufistik Jalaluddin Rumi dalam mengelola hati. Jika pembaca bisa menyimak secara utuh isi buku ini, pintu gerbang surgawi terbuka luas menjadi ujung jalan cinta.

Description
Reviews
SAME DAY SHIPPING
Pengiriman langsung dilakukan pada hari pemesanan
Copyright ©.
Lapak Buku (Labu) - Toko Buku Online Allright reserved.
Support by Achmad Rifai Proudly by Blogger